Thursday, June 22, 2017

Going to the mall with kids = 30% dining, 20% window shopping, 70% bathroom trip

Yyyeap, just what the title said...
So today I went to Pacific Place, expecting to break my fast with a hearty Shaburi buffet. We got there at 5pm and dear God....our turn is at 8:30pm. Whatttt.
Jadi no Shaburi, hello Fook Yew. And that was bathroom trip numero uno: Sofi.

Abis itu muter2 bentar, liat2...and then bathroom trip numero dos: Me.

Aaand after that I went back upstairs to get my Sahur meal to go, before that, bathroom trip number 3: Kay (mulai tarik napas panjang).

Laluuuu my last stop di Watsons to pick up something. This then go home. I thought this was it but no. Bathroom trip number 4: Me again (whatisthis!)

Lalu udah, I was kind of glad that it's time to go home. Tinggal nunggu valet dateng. After a 10 min wait, our car was about to come, then I heard..."ma....pipis...." 😫

Ke mall apaaaa iniiiii?!?!

Wednesday, June 14, 2017

Simple Pleasures

Puasa TIDAK BERARTI Berat Badan Turun!

Oh dear God....here we go again...urusan berat badan nggak ada kelarnya buat gw. Sebenernya kali ini gw agak2 diharuskan buat nurunin sih, karena gw punya masalah sama lutut gara2 dikejar anjing pas SMA belasan taun lalu (apahhh? SMA aja udh belasan taun laluu? Aku tuaaaa hiks).
Anyway, yeah I gotta lose weight because my knee. But here's the catch. I'm not allowed to do Zumba, not allowed to do aerobic, not allowed to do Yoga. This is hard! Olahraga anjuran gw adalah, get this...planking! Sekali lagi sodara2, planking....susahhh makjaann!
Anjuran planking gw adalah 5 minutes. My record so far....30 secs 😥 hahahaineedhelphahahha

Monday, May 15, 2017

Kepala Lab Bahasa Inggris...what whaatt

Hi, y'all!

Kabar terbaru dari gw. So apparently, sekarang gw adalah Kepala Lab Inggris di kampus hahaha (ini ketawa miris).
Gw antara seneng dan deg2an sih ini. I mean, kayaknya sejauh yang gw inget, gw belom pernah megang leadership position selain jadi ketua kelompok pas training Accenture.

Anywayy, Sabtu kemarin mereka ngadain pesta perpisahan untuk Andi, KaLab yang lama, and welcoming gw, KaLab yang baru, plus para asisten lab baru angkatan 2016 (omygod I sounded so collegiate...)

Dan apa yang gw lakukan saat ini? Berkutat dengan proposal anggaran, org chart, job desc, roles and responsibilities, and performance feedback stuff. If this isn't adulting, I don't know what is hahaha

Selagi gw ngerjain ini semua, gw memikirkan Bali.
Udah lamaaa ga ke Baliii. Oh heaven on earth, where art thou...

Anyway (again), target jangka menengah gw saat ini adalah, gw pengen anak2 lab bahasa inggrisnya mantep. Masih banyak yang bisa di improve sih. Don't get me wrong, they are good! But not on the level that I wanted them to be yet. Bersiap2lah, anak2! Ms Mandy's coming!!!

Monday, November 21, 2016

Me and my weight struggle

Hola!

Gw abis pulang Zumba, enak seger rasanyaa! It's 9:58PM, ni gw bobonya pasti enak banget deh.

Gw ni baru mulai olah raga sekitar 4 bulanan yang lalu. Sebelomnya, boro2! Terakhir gw fitness tuh sebelom nikah. Dulu mah gaya, pacaran sama laki gw yang sekarang aja di Fitness First hahaha. Begitu nikah, langsung hamil, yaudah babay. So...kurang lebih it took me 6 years buat mulai aktif lagi. Don't be like me, guys. It is way too long, honestly!

Well, berat badan gw memang naik drastis begitu gw hamil sih. Kehamilan pertama, I started from 52kg, lalu 9 bulan kemudian, nambah 22kg. Gila nggak? Gila sih kalo kata gw. Karena gw sebenernya kayak nggak terlalu ada motivasi untuk nurunin lagi gitu. Itu ya, ngaruh banget loh. Karena tinggi badan gw minimal (pendek bo!), jadi 74 friggin kg itu udah overweight. Nggak sehat. Ditambah, gw nggak gerak. Pada saat itu gw masih kerja, jadi ya udah di depan laptop aja gitu. Di masa-masa ini, berat badan gw bukan hanya ngaruh ke fisik yang kerasa super2 begah dan nggak enak, tapi banyak juga masalah lainnya sih. 1. I don't look good in anything, or at least, it felt like it. Gw nggak pinter mantes2 outfit sih memang, tapi at least saat gw kurus, it's easier. Just put on a t-shirt and jeans, and you're all set. Apalagi, instagram masih baru launch banget (sebulan setelah gw lahiran anak pertama, 2010). So, masih susah cari sumber baju plus size yang ok.
Lalu, kesulitan mendandani diri gw dengan ok itu, lead to low self confidence. Low self confidence ngaruh ke banyak hal. Namely self-worth, happiness, performance, dll dsb. Tapi tetep, masih belum cukup memotivasi gw. Apa yang akhirnya motivasi gw untuk try losing weight? I started to experience health problems. Back pain, short of breath, gampang sakit. Heck, I coudn't even sing right anymore! Jadi gw nyobain akupunktur (masih bukan olahraga ye). It worked like a charm. I started dropping weights, dr 74 sampe ke 58kg. And then gw pregnant lagi.

Nahh, pas kehamilan kedua, naiknya nggak sebanyak kehamilan pertama. Tapi startnya dari 58 kan yaaaa. So I was back to 74kg. Nghkghgk...
Ini turunnya lumayan sih, nggak pake akupunktur, udah bisa sampe ke 63kg. But then Kayla started to get sick, and then the leukemia came. Isolasi gw di Singapur selama satu tahun. Hanya gw berdua aja sama Kay di sana. So, mix antara boredom and stress eating, it shot right back up to 70kg. Alamak...

Lalu, gw dan Kay udah balik ke Indo, the dust started to settle. Walaupun Kay masih chemo, tapi alhamdulillah udah jauh lebih baik. Kita udah bisa pulang, Kay udah boleh mulai sekolah lagi (yay!), gw udah mulai bisa aware lagi sama well-being gw sendiri. I started to experience health problems again. Walaupun nggak sampai yang napasnya pendek kayak dulu, tapi back problem mulai muncul lagi. Fisioterapi lagi. The low self confidence lingered on.
Alhamdulillah, nggak lama setelah gw memutuskan bahwa I need to change again, one of my new girl friend ngajak aerobik bareng di studio deket rumah. Oh hell yea! I thought, this might be a sign. I love to dance, so this kind of workout should be fun.
That was 4 months ago. Sekarang, I am totally enjoying my aerobic and (especially) Zumba classes. I love the feeling after working out. Rasanya segar, light, pumped, awesome. I am down to 64kg now, hopefully bisa terus nurunin sampe ke kepala 5 lagi amiiiinnnn.

So, yeah. I really recommend to move. Find something that you might like. Nggak perlu gabung ke major fitness center. If you can, that's great. But if you can't, cari2 aja yang deket rumah. Or, yang kira2 suka lari, kayanya ok juga tuh. Gw mah ga bisa, I have a bad knee, so I can't run on uneven surface.

Jadiii, ayooo kita Zumbaaa!

Thursday, November 17, 2016

Urgh....

Yello....oo...

What's up, people!
Ni sebenernya belum tau musti nulis apa sih, but I just feel like writing to get some of the clutter out of my head.
So, yeah, it's 8:30 AM and I'm tired. I was up very...very late last night and only got 3 hours of sleep time. Panda eyes, nooooo!

I've been trying to finish translating this communication textbook, tapi beberapa bagian agak ribet. Ini deh salah satu pet peeves gw dengan textbook. There are times when they will just spit out a mix of words that doesn't make much sense.

Here's a thing about me. Gw adalah penggila buku. Gw udah baca ratusan buku in my lifetime, dimulai dari komik Bobo dan Donal Bebek, ke novel pertama gw (Lima Sekawan), ke grown-up novel pertama gw (No Greater Love by Danielle Steele), ke ratusan lagi online novels yang udah gw habiskan sampe saat ini. Gw nggak pernah sekalipun ngebuang buku, mau dipaksa buat ngosongin tempat juga nggak bisa. I was super crushed and cried when a box of my books were damaged by flood water (hard cover Harry Potter, dangit!!!). All of my books' conditions are great. No folded pages, no wear and tear even though I re-read a lot of them countless times. Satu-satunya pekerjaan yang mau gajinya seberapa pun ngga bakal ngaruh adalah, kalau gw kerja di toko buku. The money will never see the light of day hahaha. Intinya, I love books (okay, okay, we get it for God's sake).
Dari semua buku-buku itu, jumlah buku non fiksi yang pernah selesai gw baca (kecuali buku pelajaran. Because, school.) bisa dihitung pake tangan. Believe me I tried. Termasuk saat beberapa yang sempet ngetren tuh...kayak Chicken Soup for the Soul, trus apa tuh...La Tahzan, Rich Dad Poor Dad, The Tipping Point, dll. dsb. Padahal temen-temen gw yang masuk kelompok keren dan intelek (apa sih ini), rata2 banyak yang baca buku2 kayak gitu. I trieddddd, suwerrrr! The last 3 times that I tried to read them (pinjem, atau beli kalau lagi merasa butuh komitmen), I fell asleep after the first 30 pages or so. A lot of times gw merasa sotoy dan ngerasa kalau pengen tau intinya buku itu, tinggal baca indeksnya aja. Padahal mah...hadeh
Sepertinya, hati ini ingin, tapi apa daya badan menolak. Alesan bukan ini? Alesan sih. Tapi ya udah deh.

Butuh maen. >.<
(ujung2nya)

Tuesday, November 15, 2016

Ibu guru oh ibu guru

Holaaaa....

Hari mengajar gw kemarin kocak deh. Kan gw ngajar 2 kelas bahasa Inggris nih di STT PLN. There were never a dull moment setiap kali gw ngajar. Adaa....aja kelakuan mahasiswa yang kocak2 (ya dosennya juga sih, but I digress....)

Kemarin nih, begitu gw masuk kelas, "Halooo guysss, good morning!" Langsung macem2 deh itu anak2 jawabannya, ni beberapa kelakuannya:
A: Morning ms! Hoi-hoi ayo itu AC nya nyalain, miss nya ngos2an itu! (iye, liftnya antri, jadi gw naik tangga ke lantai 4)
B: Haloo ms, segeran potong rambut ya!
C: Heh! Heh! Ayo balik2 ke kursi! (emang pada bertebaran, ada yang joprok di bawah papan tulis, ada yang pake kursi gw--ini langsung dibersiin di puk-puk in gt kursinya hahaha)

...dan lain-lain dan sebagainya...tapi lalu ada 1 mahasiswi nongkrong di meja gw:
D: Ms! Beli lipstik dong ms! Bagus2 nih warnanya! *langsung menebarkan sekotak liquid lip NYX palsu di meja gw* Ini ada ungu, orens, pink, cocok semua ms!
E: *mulai nyamper ke meja gw juga sambil bawa katalog Oriflame*
Gw: Ung...itu apaan...hhheeyyy udah2 beresin ntar aja abis kelas ah! syuh syuh....(wakakakak)

Dasarrr kocak2 itu anak2...

Kalau kelas berikutnya beda lagi. Gw kan telat tuh masuknya gara2 nyari makan kejauhan, bawa Sofi pulak. Udah deh lama! Begitu gw masuk, langsung pada nanya:
Gw: Haaalooo, sorry sorry I'm late! (masih ngos2an naik tangga lagi, karena lift masih antri, hadeh)
A: Gapapa ms. Abis darimana ms?
B: Ms. segeran deh rambutnya pendek! (ini temenan sama anak kelas C tadi ya?!)
C: Hoi hoi itu AC nyalain lagi ms. nya kepanasan tuh (ni apaan sih kok sama gini??)
Gw: Iyaa, nyari makanan kejauhan, kapok! Kan ngga enak ya kalo makan buru2 gitu, emangnya ospek!

Begitu duduk, gw memandang curiga, takut disodorin katalog oriflame lagi.

Untuk kelas Inggris gw ini, gw ajarin mereka one thing sih.
"Di sini kita belajarnya interaktif ya, ada kalanya saya minta bantuan kalian, ada kalanya kalian akan mengoreksi saya kalau ada kesalahan. Masalah peraturan grammar, mungkin beberapa dari kalian ada yang udah ahli. Kalau saya? Saya totally Inggris terapan, Inggris yang dipake sehari2. Remember, kalian udah kuliah, udah gede. Bukan waktunya lagi didikte oleh guru.
Heck, I don't know everything. I just know more than you."

Dari situ, gw bisa lebih santai ngajarnya. Nggak terlalu ter-pressure harus sempurna, harus tau segala2nya. Kalau ada pertanyaan yang gw nggak yakin, yaudah di Google bareng2, lalu baru gw jelaskan setelahnya. Kalau ada grammar rules yang nggak terlalu terpakai di dunia nyata, I'll let them know. Biar bisa pilah2 lah, mana yang memang essential bagi mereka untuk tahu, dan mana yang nice to know aja.
Anywayy, I like my class environment relaxed, with good humor, with an appropriate amount of respect, but not so much that they feel unable to correct me or ask questions. And yang nomer satu, food is OK in class! Sebenernya lebih buat advantage gw sih ini wakakakak. Asal jangan tiba2 gelar nasi padang di meja mah, sok aja, feel free to munch in my class!


Monday, November 14, 2016

Good morning....! And then what?

Ahhh good morning!!
It's 7:37 AM, I am up and I'm uh....kind of confused karena anak2 jam segini lagi diculik ke rumah tetangga. This is unusual, jarang2 jam segini gw udah sendirian dan nggak ada satu-dua cibul yang harus diurusin. Tapi jadinya malah mikir. Now I have like...about an hour of free time this early in the morning, trus gw ngapain ya? Malah bingung hahaha.

Rutinitas pagi para mahmud (mamah muda iniii, ah) yang lain gimana ya kira2? Kalau gw sepertinya salah satu yang alhamdulillahhh banget super-duper beruntung dapet yang modelnya kayak suami gw. Jadi kalau pagi2, yang ngurusin anak2 adalah my boo. Dari mulai mandiin, ngurusin sarapan, sampe akhirnya anter mereka sekolah sambil sekalian pergi ngantor. So whaddya say? Oh betapa ini adalah seorang istri dan ibu durhaka hahahaha (emang wkwkwk). Tapiiiii, in my defense, gw emang biasa baru bisa tidur di atas jam 12 malem. Gw ini kan kerjaannya sebagai freelancer di dunia translating and subtitling. Dan gw baru bisa kerja optimal saat anak2 udah tidur. So my window to work is usually around 2 hours at naptime, and from 9pm-sleepytime at night. Jadi memang, I need that extra 1-2 hours of sleep time in the morning to function properly for the rest of the day. Ditambah lagi, memang I am not a morning (or daylight) person. Jadi my afternoon window nggak terlalu terpakai maksimal. Dari dulu sampe sekarang, belum berubah juga. Otak si gue ini, memang bener2 baru beroperasi dengan optimal begitu matahari terbenam. Nooo I am not exaggerating!
Dari dulu aja waktu kuliah, kalau ngerjain tugas atau belajar buat ujian, ini pikiran baru cespleng kalo udah gelap. Bukan berarti belajar siang totally nggak bisa siih....bisa, tapi ya diseret banget gitu. Kalau lagi waktunya gw harus belajar, magically kebutuhan2 lain muncul dan dirasa harus dikerjain saat itu juga. Organizing my undies drawer...bersihin kamar mandi...ke supermarket beli baut untuk kunci lemari yang agak longgar...literally anything BUT studying (ini nyata ya, gw ngga boong hahaha). Kalau sekarang, giliran buka laptop untuk mulai kerja pas anak2 bobo siang, mulai deh. Misalnya, dari 2 jam yang tersedia untuk kerja, a good 60% was spent on nyari cemilan, watching my favorite show that starts at 4pm (Royal Romance, chinese drama y'all!), play cooking games on my phone, lalu browsing through Buzzfeed. Kerjanya kapan dong jeng...?? Yaa, cuma disisip2in aja antara semua itu tadi hahaha. Pemalas. -.-"

Untung si suami tersayang ini ngerti banget tabiat istrinya yang ampun2an ini dah. Dia nggak nyuruh gw stop doing this kind of work yang ngabisin waktu malam gw, nggak nyuruh gw untuk try to manage my time better.
I guess di suatu hari, dia ngeliat gw tepar abis kerjain translation sampe jam 3 pagi, dia ya..., tau2 mulai aja ngurus anak2 untuk rutinitas pagi. I lafffff youuuuu boo! He understands that I need this job, not so much for the money, tapi untuk menyeimbangkan kesehatan mental dan emosional juga. Salah satu tantangan buat gw setelah punya anak yang manis2 ini adalah, gimana caranya agar otak gw tetap berputar untuk hal-hal di luar parenting now that I've decided to stay home. Kerjaan gw sebelum nikah adalah di dunia management consulting. Bagi yang belum tau, dunia management consulting is both satisfying and demanding at the same time. Kita harus menyelesaikan problem2 rumit yang dialami suatu perusahaan, yang biasanya permasalahan mereka nggak straightforward. Oh how I love the discussions, the brainstormings, the problem solvings, the responsibility (!) to make things right for the client. It was fast paced, chock-full of brilliant and driven people, and rewarding. Tapii, it was also very time consuming (buat gw sih at least). Good reward though (hint hint buat adek2 brilian yang lagi pilih2 karir, monggo loh dicoba).
Jaid yah, setelah pengalaman gonta-ganti baby sitter, nggak ada yg sreg, I quit. And here I am, several years later, still trying to manage everything properly. Kapan ya kira2 gw bisa jadi expert on all things mommyhood?